Pusat Vulkanologi mengatakan apabila terjadi perkembangan aliran bahan rombakan susulan pada jalur alur sungai, agar segera menjauh dari lokasi gerakan tanah/ alur sungai dan melaporkannya kepada instansi yang berwenang untuk menyampaikan peringatan kepada penduduk yang beraktivitas di sekitar bencana, untuk antisipasi bencana susulan.
Normalisasi sungai dan perbaikan keairan terutama kondisi keairan pada hulu sungai (lereng atas dan dataran tinggi);
Sebaiknya tidak membangun rumah atau permukiman di bantaran sungai karena melanggar sempadan sungai dan berakibat pada tingginya risiko saat hujan intensitas tinggi, kata Pusat Vulkanologi. Merelokasi rumah-rumah yang rusak berat ke tempat yang lebih aman.
Peningkatan mitigasi struktural pengaturan keairan dan penahan material dengan sabo/dam. Masyarakat yang terdampak bencana sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.
Menurut Pusat Vulkanologi, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi bencana dan berada pada alur sungai atau tepi sungai atau di yang tinggal bantaran sungai perlu meningkatkan kewaspadaan saat terjadi dan setelah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang lama.
Memantau perkembangan aliran sungai khususnya perubahan debit sungai. Membuat jarak aman atau sempadan terhadap sungai sesuai aturan yang berlaku.




