Kamis, Juni 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Berada di Garis Khatulistiwa Indonesia Rentan Jatuhnya Sampah Antariksa

redaksi
16 Juni 2025
Kategori : Berita
0
Serpihan Roket yang Jatuh di Kalimantan Barat Milik China National Space Administration

Serpihan roket Long March 5B (CZ-5B) itu milik China National Space Administration (CNSA) jatuh di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. FOTO: LAPAN.GO.ID

BRIN sendiri telah memulai pemantauan space debris sejak 2001 dengan memanfaatkan perangkat lunak daring dan data dari Space Track.

Kemudian, pada 2009, tim astronom BRIN mengembangkan perangkat lunak Track-it untuk analisis lintasan obyek antariksa, dan mulai mengobservasi obyek-obyek tersebut dengan kamera DSLR serta teleskop kecil.

Pada 2022, kata Thomas, berhasil membangun sistem observasi fotometrik dengan teleskop kecil di Kupang. Sistem ini telah menghasilkan hampir 100 kurva cahaya dari berbagai obyek antariksa, termasuk satelit komunikasi bekas milik Indonesia yang sudah tidak aktif.

Selanjutnya, pada 2024 BRIN mengembangkan sistem pelacakan otomatis menggunakan teleskop 50 cm.

Sistem ini berbasis skrip Python dan mampu melacak obyek antariksa di orbit MEO dan GEO, meskipun untuk LEO (Low Earth Orbit) masih cukup menantang karena kecepatannya sangat tinggi. Namun, sistem ini tetap bisa efektif untuk obyek LEO dengan ketinggian di atas 1000 km.

Pengembangan sistem pelacakan ini menjadi sangat penting untuk mendapatkan karakteristik gerak dasar dari satelit komunikasi bekas milik Indonesia, serta menjadi kontribusi signifikan dalam upaya mitigasi potensi tabrakan di orbit.

Thomas mengatakan teleskop besar BRIN di Observatorium Nasional Timau berdiameter 3,8 meter juga memiliki potensi besar dalam mendukung program observasi space debris.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINSampah AntariksaThomas Djamaluddin
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Lautan Masa Depan Kita

Next Post

Topan Wutip Menyebabkan Lima Orang Tewas di Vietnam Tengah

Postingan Terkait

Menangkap Tuna Sambil Bermain Layang-layang

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

4 Juni 2026
Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

4 Juni 2026

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kabupaten Gorontalo

Tiga Paus Sperma Terlihat di Teluk Manado

Dampak Khas Peristiwa El Niño

Next Post
Wutip Meningkat Menjadi Badai Tropis Parah di Dekat Pulau Hainan Cina

Topan Wutip Menyebabkan Lima Orang Tewas di Vietnam Tengah

TERBARU

Peristiwa El Niño Dapat Meningkatkan Produktivitas Perikanan di Sejumlah Perairan Indonesia

Masa Peralihan Musim, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah di Provinsi Gorontalo

UNG Perkuat Tata Kelola Administrasi

Tim Mahasiswa Fakultas Sastra dan Budaya UNG Raih Berbagai Prestasi Kompetisi Kreatif Internasional

Bawa Hujan Lebat di Tokyo, Topan Jangmi Menjadi Siklon ekstratropis di Samudra Pasifik

Analisis NASA: Topan Jangmi Memiliki Diameter Ujung Spektrum yang Lebih Besar

AmsiNews

REKOMENDASI

Masyarakat Adat Malaumkarta Raya Perkuat Pengelolaan Laut Lewat Peraturan Adat

Rehabilitasi Ira Puspadewi: Publik Apresiasi Presiden, Namun Kritik Keras Sistem Peradilan

Anak Krakatau Erupsi dan Tertutup Kabut

Memulihkan Ekosistem Lobster

Bibit Siklon 96W Berkembang di Laut Cina Selatan

Banjir di Eropa Barat Telah Menewaskan Lebih Dari 180 Orang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.