”Ada juga yang memasang merek di pinggir pantai belum jelas (komitmennya),” ujar Olis.
Ahli desain komunikasi visual Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Dr. Noval Sufriyanto Talani, mengatakan, iklan-iklan perusahaan ternama tersebut bukan hanya sekadar untuk promosi. Akan tetapi membentuk kekuatan merek, yang pada akhirnya, secara tidak disadari konsumen telah membangun legalitas terhadap brand tersebut.
iklan berbagai perusahaan di perahu nelayan yang digunakan untuk membawa wisatawan, telah memanfaatkan kepopuleran hiu paus di Botubarani, kata Noval. (VM)
Artikel Selanjutnya “Perang” Iklan di Lokasi Wisata Hiu Paus Gorontalo




