Minggu, September 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Besok, Gerhana Matahari Sebagian Lewati 432 Kabupaten dan Kota di Indonesia

redaksi
20 Juni 2020
Kategori : Berita
0
Besok, Gerhana Matahari Sebagian Lewati 432 Kabupaten dan Kota di Indonesia

Pengamatan gerhana matahari total, Rabu 9 Maret 2016 di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Gerhana Matahari Cincin yang teramati sebagian akan melewati 432 kabupaten dan kota di 31 provinsi di Indonesia, Minggu (21/6) besok.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdapat 3 provinsi yang tidak akan dilalui gerhana matahari yaitu Banten, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta. Begitupula 83 pusat kota lainnya. Seperti 2 kota di Bengkulu, 7 kota di Lampung, 10 kota Jawa Tengah, dan 7 kota di Jawa Timur, serta semua kota di Jawa Barat (terkecuali Indramayu).

Hal Ini karena nilai magnitudo gerhana kurang dari 0. Karena itu, seluruh fase gerhana di kota-kota ini tidak akan teramati.

Berdasarkan prediksi BMKG, magnitudo terentang antara 0,000 di Kepanjen, Jawa Timur sampai dengan 0,522 di Melonguane, Sulawesi Utara.

Di Papua, terdapat 7 kota yang tidak dapat mengamati puncak gerhana dan kontak akhir mengingat saat kedua fase ini terjadi, Matahari sudah terbenam. Pengamat yang berada di Papua, Papua Barat, dan sebagian besar Maluku tidak akan mengamati kontak akhir.

Gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: AstronomiBMKGGerhana MatahariGerhana Matahari Cincin
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Ada 6 Gerhana di Tahun 2020

Next Post

Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Postingan Terkait

Hari ke-6 Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Kapal Angkatan Laut Anyer I-3-64 Temukan Jaket Pelampung

Hari ke-6 Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Kapal Angkatan Laut Anyer I-3-64 Temukan Jaket Pelampung

13 September 2026
KM Virgo Transpor 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Telah Dievakuasi

KM Virgo Transpor 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Telah Dievakuasi

13 September 2026

Suhu Ekstrem Menewaskan Puluhan Ribu Orang, Merusak Infrastruktur dan Perekonomian

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Next Post
Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Kontak Awal dan Akhir Gerhana Matahari di Sejumlah Kota di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Hari ke-6 Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Kapal Angkatan Laut Anyer I-3-64 Temukan Jaket Pelampung

KM Virgo Transpor 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Orang Telah Dievakuasi

Suhu Ekstrem Menewaskan Puluhan Ribu Orang, Merusak Infrastruktur dan Perekonomian

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

AmsiNews

REKOMENDASI

Marten Taha: Idul Adha Momentum yang Sangat Diistimewakan Agama Islam

COP28, Aktivis Khawatir Dana Adaptasi iklim dan Konservasi Salah Sasaran

Ekowisata di Kawasan Konservasi

Hasil Studi Terbaru, Kemunculan Hiu Basking Menurun

Banjir dan Longsor Melanda Kota Semarang

Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Gorontalo Tahun 2024 Turun 0,37 Persen

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.