Darilaut – Bibit Siklon Tropis 91S masih berada di barat daya Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Samudra Hindia, pada Rabu (10/12).
Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) sistem ini memiliki peluang kecil untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Bibit 91S mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan adalah sekitar 35 km per jam (20 knot).
Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1008 hPa (hektopaskal), kata JTWC.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Bibit Siklon Tropis 91S dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan di wilayah Indonesia.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu dan Lampung.
Gelombang laut tinggi 1,25 – 2,5 meter dapat terjadi di Samudra Hindia Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, dan Selat Sunda bagian selatan.
Gelombang laut tinggi 2,5 – 4 meter di Samdura Hindia Barat Kepulauan Mentawai.




