Darilaut – Bibit Siklon Tropis 91S (Tropical Low 11U) mendekati Kepulauan Cocos (Keeling), Samudra Hindia, pada Senin (5/1). Sistem ini berdampak angin kencang di Bengkulu dan Lampung.
Bibit 91S dengan jarak 300 km di utara Kepulauan Cocos atau 743 km barat daya Pulau Enggano, Bengkulu.
Sistem Tekanan Rendah Tropis 11U yang sedang berkembang kemungkinan akan melewati dekat Kepulauan Cocos (Keeling) hari Senin, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia.
Sistem ini mengemas angin berkelanjutan di dekat pusat 65 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 95 kilometer per jam.
Menurut BOM sistem ini akan berbelok ke selatan pada Senin pagi dan diperkirakan akan membawa angin kencang.
Angin kencang dengan embusan angin yang merusak hingga 100 km per jam dapat terjadi di Kepulauan Cocos (Keeling) mulai Senin pagi, kata BOM, terutama jika sistem tersebut bergerak di dekat atau di sebelah barat Kepulauan. Curah hujan akan meningkat selama hari Senin.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Bibit Siklon Tropis 91S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 5 Januari 2026 pukul 19.00WIB.
Dampak tersebut berupa angin kencang di wilayah Bengkulu dan Lampung, kata BMKG.




