Selasa, Oktober 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Darah Ketam Tapak Kuda Dipakai Sebagai Penyeteril Pesawat Ulang Alik

redaksi
13 November 2018
Kategori : Berita, Biota Eksotis
0
Ketam tapak kuda

Kepiting tapal kuda atau ketam tapak kuda. FOTO: DARILAUT.ID

Bogor – Darah biru dari kepiting tapal kuda (ketam tapak kuda) digunakan NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat) sebagai bahan penyeteril pesawat ulang alik.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Akhmad Fauzi M.Sc mengatakan, harga per liter darah kepiting tapal kuda yang sudah diekstrak bernilai hingga USD 60 ribu.

Hal ini dikatakan Prof Fauzi dalam seminar nasional The 10th Greenbase yang diadakan di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, Bogor (3/11).

Tema yang diangkat dalam seminar ini “Sukseskan Ekonomi Biru, Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia”. Seminar The 10th Greenbase diselenggarakan Resource and Environmental Economics Student Association (REESA) Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (ESL) IPB.

Seperti dikutip laman ipb.ac.id, menurut Fauzi, potensi nilai dari bisnis kelautan Indonesia besar dan luar biasa. Tapi, karena ketidaktahuan kita, nilai tersebut tidak termanfaatkan.

Prof Fauzi mencontohkan salah satu hasil laut yang benilai ekonomi tinggi adalah kepiting tapal kuda yang memiliki darah berwarna biru.

Berdasarkan catatan Darilaut.id, kepiting tapal kuda atau ketam tapak kuda termasuk satwa laut yang dilindungi. Biota laut dengan nama ilmiah Tachipleus gigas ini termasuk yang dilindungi berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: IPBKetam Tapak Kuda
Bagikan25Tweet15KirimKirim
Previous Post

Mengapa Kurikulum Kemaritiman Sangat Penting?

Next Post

Hiu Paus Mati di Prefektur Tottori, Jepang

Postingan Terkait

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

6 Oktober 2026
Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

6 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

Tanaman Sorgum untuk Pangan Berkelanjutan

Badai Tropis Koguma Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Next Post
hiu paus

Hiu Paus Mati di Prefektur Tottori, Jepang

Komentar tentang post

TERBARU

Kondisi Kering Mendominasi Wilayah Indonesia di Awal Oktober

Kebakaran Hutan: Asap Mengubah Bencana Lokal Menjadi Polusi Udara Berskala Benua

Copernicus Atmosphere Tampilkan Konsentrasi Harian PM2.5 di Indonesia dan Benua Maritim

Jejak Sampah Dari Sungai ke Laut

Mahkamah Konstitusi Sidang Pengucapan Putusan Keabsahan Syarat Pendidikan Gibran

Sorgum Berpeluang Dikembangkan pada Beragam Produk Pangan

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto: Penenggelaman 125 Kapal Illegal Fishing

Sosialisasi Strategi Komunikasi Vaksinasi Covid-19 Siap Digelar di Gorontalo

21 Cara Berinteraksi dengan Hiu Paus di Teluk Cenderawasih

Menikmati Eksotisme Pulau Papan

Jutaan Orang Menghadapi Hantaman Badai Dahsyat Melissa di Jamaika dan Karibia

Prediksi NOAA Siklon Tropis (Hurricane) di Atlantik Hampir Normal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.