Dampak dalam 24 Jam hingga 14 Januari 2026 pukul 07.00 WIB berupa hujan sedang – lebat di Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, dan Papua.
Angin kencang di Maluku Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
Sementara itu, tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di Laut Maluku, Perairan Raja Ampat bagian utara, Perairan Biak, Perairan Serui, Teluk Cendrawasih dan Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di Perairan Utara Manokwari dan dan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, kata BMKG.
Selain itu, menurut BMKG, daerah konvergensi diprediksi memanjang di Kepulauan Riau, Riau, Pesisir barat Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Lampung, Dk Jakarta, Jawa Tengah, DIY, Jawa timur, Sulawesi Utara, Sulawesi tengah, Sulawesi barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/ konfluensi tersebut.




