Senin, April 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kegiatan Reklamasi Masih Menimbulkan Pro dan Kontra

redaksi
17 September 2019
Kategori : Berita
0
Kegiatan Reklamasi Masih Menimbulkan Pro dan Kontra

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian kelautan dan Perikanan, Brahmantya Satyamurti Poerwadi. FOTO: PRL/KKP

Jakarta – Kegiatan reklamasi pantai di Indonesia masih memunculkan pro dan kontra. Reklamasi ini sering menimbulkan eksternalitas oleh masyarakat dan pemanfaat perairan di pesisir.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian kelautan dan Perikanan (KKP), Brahmantya Satyamurti Poerwadi mengatakan, dalam pelaksanaan reklamasi, sesuai peraturan perundang-undangan, kegiatan ini harus dapat meningkatkan atau paling tidak mempertahankan nilai manfaat wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

Karena itu, menurut Brahmantya, aspek teknis reklamasi tidak hanya memberi manfaat secara ekonomi, namun juga bermanfaat bagi aspek sosial (kepentingan umum) dan lingkungan hidup. Prinsip-prinsip itulah yang diadopsi pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 25/PERMEN-KP/2019 tentang Izin Pelaksanaan Reklamasi.

“Namun reklamasi sering menimbulkan eksternalitas yang ditanggung oleh masyarakat pemanfaat perairan pesisir sehingga menimbulkan pro dan kontra,” ujar Brahmantya, saat Diskusi Nasional dengan tema “Reklamasi : Kebutuhan atau Keinginan? Memadukan Kepentingan Sosial Dan Ekologi Di Tengah Peluang Investasi” Senin (16/9).

Selain Dirjen Pengelolaan Ruang Laut, nara sumber diskusi nasional ini Dr Alan Frendy Koropitan (IPB), Dr Yayat Supriyatna (Universitas Trisakti), perwakilan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), PT Pantai Indah Kapuk dan perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diskusi yang berlangsung di ruang rapat Tuna Lantai 15 Gedung Minabahari 4 KKP ini dengan moderator Dr Luky Adrianto (IPB).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KKPPesisir dan Pulau-pulau KecilReklamasi
Bagikan15Tweet9KirimKirim
Previous Post

Kontribusi Ekspor Ikan Hias Indonesia Terus Meningkat

Next Post

19 Hari Hiu Paus Terlihat di Saluran Inlet PLTU Paiton

Postingan Terkait

Menikmati Panorama Atol Pulo Cinta Gorontalo

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

20 April 2026
BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

20 April 2026

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

Gempa M5,8 Terletak Selatan Bone Bolango Laut Maluku

Nelayan dan Warga Bersih Pantai di Pesisir Bone Bolango, Teluk Tomini

Next Post
19 Hari Hiu Paus Terlihat di Saluran Inlet PLTU Paiton

19 Hari Hiu Paus Terlihat di Saluran Inlet PLTU Paiton

Komentar tentang post

TERBARU

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

BRIN Kembangkan Kapal Pengolah Sampah untuk Kawasan Pesisir dan Pulau Kecil

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Menghantam Banggai Laut

UNG Dorong Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi dengan Syarat Menghasilkan Karya Setara Tugas Akhir

Tuna Sirip Biru Terjual Rp 3,9 Juta Per Kilogram di Yilan Taiwan

Peneliti UNG Publikasikan Kompetensi Penerjemah di Jurnal Terindeks Scopus Q1

AmsiNews

REKOMENDASI

Besok Penerapan TSS Selat Sunda dan Lombok

Kapal Ikan Malaysia ABK Myanmar Ditangkap di Selat Malaka

Malnutrisi Faktor Risiko Utama di Kalimantan Utara, Gorontalo dan Papua

BI dan TNI AL Ekspedisi Kas Keliling Antarpulau di Sulsel

Deskripsi Kapal Ikan KM Mina Sejati

Setelah Survei 26 Tahun Babirusa di Pulau Buru Terekam Kamera

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.