Darilaut – Bibit Siklon Tropis 95W masih berada di dekat Yap, Mikronesia, sementara 96W terletak di timur Kepulauan Mariana Utara, pada Senin (9/3).
Saat ini bibit Siklon 95W dengan jarak 160 km utara timur laut Yap, di Samudra Pasifik barat.
Menurut Joint Typhoon Warning Center (JTWC) sistem ini memiliki peluang sedang untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 35–45 km per jam (18–23 knot).
Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1005 hPa (hektopaskal), kata JTWC.
Analisis JTWC menunjukkan lingkungan yang sedikit menguntungkan untuk perkembangan dengan aliran keluar tingkat atas ke arah kutub yang moderat dan geser angin rendah (10–15 knot). Suhu permukaan laut hangat (28–29°C).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan Bibit Siklon Tropis 95W memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga Selasa 10 Maret 2026 pukul 07.00 WIB.
Dampaj tersebut berupa gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 m) di Samudra Pasifik utara Papua barat daya hingga Papua Barat dan Laut Maluku.
Gelombang kategori Tinggi (2,5 – 4 m) di Samudra Pasifik utara Maluku, kata BMKG.
Menurut BMKG Bibit Siklon Tropis 95W didukung oleh aktifnya gelombang Low Frequency, Rossby Equatorial, MJO, dan suhu muka laut yang hangat 29–30°C.




