Jumat, Oktober 2, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

redaksi
12 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Jejak Kekerabatan Bahasa Daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola dan Bulango

Prof. Dr. Asna Ntelu, M.Hum saat orasi ilmiah pengukuhan guru besar di auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Selasa (3/2). FOTO: FSB UNG

Darilaut – Provinsi Gorontalo memiliki keanekaragaman budaya dan bahasa daerah yang yang hingga kini tetap hidup dan digunakan oleh masyarakat dalam interaksi sehari- hari.

Rumpun bahasa daerah Gorontalo, Suwawa, Atinggola, Bulango, dan ragam kebahasaan lain yang hidup di wilayah ini tidak hanya merepresentasikan variasi linguistik.

Tetapi juga “menyimpan jejak relasi sosial, migrasi, serta pertukaran budaya yang berlangsung lintas generasi,” kata Prof. Dr. Asna Ntelu, dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besar di auditorium Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Selasa (3/2).

Dalam orasi dengan judul “Menelusuri Jejak Kekerabatan Bahasa Gorontalo, Suwawa, Atinggola, dan Bulango di Provinsi Gorontalo” Prof. Asna menyampaikan dalam perspektif analisis wacana budaya, hubungan kekerabatan bahasa tidak dipandang sekadar sebagai kesamaan bentuk linguistik, melainkan sebagai konstruksi makna budaya yang hidup dalam praktik berbahasa masyarakat Gorontalo.

Cara masyarakat menamai bahasa, membedakan dialek, serta mengklaim kedekatan maupun perbedaan bahasa merepresentasikan relasi sosial dan simbolik yang berkembang.

Kajian ini penting karena dapat mengungkap hubungan kekerabatan bahasa-bahasa daerah di wilayah Gorontalo, kata Guru Besar dalam Bidang Kepakaran Analisis Wacana Budaya di Fakultas sastra dan Budaya (FSB) UNG.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Bahasa GorontaloFakultas Sastra dan Budaya UNGProf. Asna NteluUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan7Tweet4KirimKirim
Previous Post

Peran Indonesia di Jantung Sirkulasi Indo-Pasifik Memengaruhi Iklim Dari Australia Hingga Asia Timur

Next Post

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

Postingan Terkait

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

2 Oktober 2026
Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

2 Oktober 2026

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

BMKG: Kondisi Musim di Indonesia Tidak Seragam

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

Karhutla di Pulau Karakelang Talaud Sulawesi Utara

Kebutuhan Pasar Ikan Hias Indonesia Diperoleh Melalui Eksploitasi Dari Alam

UNG Perkuat Tata Kelola Akademik Melalui Uji Publik

Next Post
Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

TERBARU

Naiknya Permukaan Laut di Tanzania Membuat Ikan Ikut Bergeser

Naiknya Permukaan Laut Menghantam Tanzania, Air Asin Masuk 8 km

El Niño Akan Memicu Berbagai Ancaman Bahaya

BMKG: Kondisi Musim di Indonesia Tidak Seragam

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

Karhutla di Pulau Karakelang Talaud Sulawesi Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Nusantara, Dipusatkan di Banggai

Kapal yang Berlayar di Laut Sulu dan Tawi-tawi Tetap Waspada

Ribuan Sekolah di Filipina dan Taiwan Diliburkan Karena Topan Super Saola

Inisiatif Baru Kecerdasan Buatan dan Lingkungan

Tanah Longsor di Banyumas, Lima Warga Meninggal Dunia

16 Kapal Tenggelam di Perairan Kalimantan Barat, Sejumlah ABK Dalam Pencarian

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.