Darilaut – Bibit Siklon Tropis 97S (Tropical Low 16U) saat ini berada di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (21/1). Sistem ini dapat memberikan dampak hujan dan gelombang tinggi.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bibit Siklon Tropis 97S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan wilayah perairan di Indonesia.
Dampak tersebut berupa hujan sedang – lebat di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Tinggi gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di Laut Banda, Laut Flores, perairan Kepulauan Kei – Kepulauan Aru, perairan Kepulauan Babar, dan perairan Kepulauan Tanimbar.
Gelombang kategori tinggi (2,5 – 4,0 m) di perairan Kupang, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, dan Laut Arafuru bagian barat, kata BMKG.
Berdasarkan prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas sistem ini diprakirakan akan cenderung persisten baik pola sirkulasi maupun kecepatan angin maksimumnya dengan arah gerak perlahan ke barat barat daya.
Dalam 48-72 jam ke depan sistem ini diprediksi mengalami sedikit peningkatan dari pola sirkulasi yang mulai terlihat di lapisan permukaan dan di lapisan atasnya sirkulasi makin tertutup.




