Selama akhir pekan, 21U diperkirakan akan bergerak ke arah barat daya, tetap sejajar dengan pantai Pilbara, menurut Biro Meteorologi.
Biro Meteorologi memperkirakan bahaya angin kencang dengan embusan angin yang merusak hingga 120 km per jam dapat terjadi di daerah pesisir antara De Grey dan Onslow hari Sabtu dan Minggu.
Hujan lebat hingga sangat lebat, menurut Biro Meteorologi, dapat menyebabkan banjir bandang mungkin terjadi mulai Jumat sore di pantai Pilbara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan Bibit Siklon Tropis 98P memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga Jumat 6 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.
Dampak tersebut berupa hujan sedang – lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Tinggi Gelombang kategori Sedang (1,25 – 2,5 m) di Laut Sawu, perairan Kep. Leti – Sermata, perairan Kepulauan Babar – Tanimbar, Samudra Hindia selatan NTT, dan Laut Arafuru bagian barat, kata BMKG.
Prediksi BMKG, dalam 24 jam ke depan intensitas bibit 98P akan meningkat dengan kecepatan angin sekitar sistem antara 20-25 knot, pergerakan perlahan ke arah barat-barat daya memasuki wilayah pesisir barat Australia.
Sementara dalam 48 jam ke depan sistem memasuki perairan di barat laut Australia dengan intensitas masih terus meningkat dengan perluasan kecepatan angin 25 knot di hampir sebagian besar kuadran dengan mulai terpantau angin 30 knot di sebagian kecil kuadran timur laut, kata BMKG.




