Darilaut – Bibit siklon tropis atau sistem tekanan rendah (Tropical Low) 19U diperkirakan akan berkembang di Samudra Hindia, selatan barat daya Pulau Enggano, Bengkulu, hari ini (28/1).
Sistem tekanan rendah tropis (19U) kemungkinan akan bergerak ke timur-tenggara, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology – BOM) Australia.
Biro Meteorologi memperkirakan sistem ini akan melewati selatan Pulau Christmas pada hari Kamis (29/1), dengan membawa curah hujan.
19U memiliki risiko rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis antara hari Rabu dan Sabtu, kata Biro Meteorologi.
Pada akhir pekan depan, sistem tekanan rendah ini diperkirakan akan bergerak ke lingkungan yang kurang menguntungkan dan melemah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan daerah tekanan rendah berpotensi terbentuk di Samudera Hindia selatan Banten, Teluk Carpentaria, dan daratan Australia barat laut.
Sistem ini mampu membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di wilayah Indonesia bagian selatan.
Dengan kondisi atmosfer yang relatif lembap dan labil, kondisi cuaca signifikan masih berpotensi terjadi di sebagian Indonesia, khususnya Sumatera bagian selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan, kata BMKG.




