Sabtu, September 12, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hari Ini Hingga Awal Februari Cuaca Ekstrem Masih Dapat Terjadi  di Sejumlah Wilayah Indonesia

redaksi
28 Januari 2026
Kategori : Berita
0
La Nina Lemah Tingkatkan Hujan di Wilayah Indonesia

Ilustrasi cuaca. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan mitigasi diri, keluarga, dan lingkungannya.

Sepekan ke depan, hari ini 28 Januari hingga 2 Februari 2026, potensi cuaca ekstrem dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti genangan, banjir, banjir bandang dan longsor.

Menurut Direktorat Meteorologi Publik BMKG, penguatan Monsun Asia dan aliran udara dari Asia membentuk pola awan memanjang akibat konvergensi antar tropis atau InterTropical Convergence Zone (ITCZ) dapat memicu cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia

Dalam sepekan ke depan, BMKG memprakirakan pengaruh dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan lokal masih signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia.

Pada skala global, kata BMKG, El Nino–Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan kondisi La Nina lemah.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, terutama bagian timur, kata BMKG.

Selain La Nina lemah, aktivitas monsun Asia diprediksi masih cukup persisten hingga dasarian pertama Bulan Februari. Selain itu, Cross Equatorial Northerly Surge (CENS) juga diprakirakan masih aktif dalam beberapa hari ke depan.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGCuaca EkstremLa Nina
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Nilai Tukar Petani Provinsi Gorontalo Naik, Tertinggi di Indonesia Timur

Next Post

Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Postingan Terkait

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

12 September 2026
Kebakaran Hutan dan Lahan Berkepanjangan di Seluruh Indonesia, Tercatat 50 Ribu Kasus Saluran Pernapasan

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

12 September 2026

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

Copernicus Climate Change Service: Agustus 2026 Bulan Terhangat Secara Global

Bibit Siklon Tropis di Dekat Vietnam, Laut Cina Selatan

Next Post
BMKG: La Nina Bisa Berlangsung Hingga April 2025

Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan ke Depan

TERBARU

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

5 Jurnalis, Pemandu bersama Kapten Kapal dan ABK yang Hilang di Selat Sunda Masih Dalam Pencarian

AmsiNews

REKOMENDASI

World Reef Day, Pentingnya Terumbu Karang dan Peran Ilmuwan Warga

Kemenhub: Jangan Berlayar Bila Cuaca Buruk

Nilai Tukar Nelayan Turun

Komitmen Melahirkan Generasi Muda Berintegritas UNG Bekali Mahasiswa Baru Dengan Pengetahuan Anti Korupsi

Longsor di Sumedang

Bagaimana Cara Mengecek Waktu Sholat Secara Online?

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.