Prof. Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa posisi Indonesia yang berada di ring fire, menghadapi berbagai resiko kebakaran dan tsunami menyebabkan perlunya peran BMKG untuk Early Warning System yang lebih kuat.
Tidak hanya itu, dengan kondisi alam Indonesia yang berbeda-beda di setiap wilayah, terdapat berbagai tantangan sendiri di sisi sosial ekonomi.
Oleh karenanya, kerja sama dengan berbagai pihak termasuk NCM PEA merupakan salah satu langkah bagi BMKG untuk lebih menguatkan peran tersebut melalui berbagi pengalaman, peningkatan kapasitas SDM dan berbagai kolaborasi di bidang meteorologi dan geofisika, yang diwujudkan melalui penandatanganan MoU antara BMKG dan NCM.
MOU kerja sama di bidang Meteorologi dan Geofisika telah dibahas oleh kedua belah pihak sejak bulan Agustus 2023 dan diselesaikan bulan November 2023 mengambil momentum COP 28 yang rencananya akan dihadiri oleh Presiden RI.




