“Video yang berisikan audio visual inokulan gaharu ini dapat mempermudah transfer teknologi kepada masyarakat di sana,” kata Fathoni.
Perwakilan BBC Media Action, Intan Permata Sari, mengatakan, dengan adanya video teknik pembuatan inokulan gaharu ini akan mempermudah untuk memfasilitasi dan berdiskusi dengan masyarakat binaan sekaligus memotivasi masyarakat agar dapat memproduksi inokulan secara mandiri.
Menurut periset dari Pusat Riset Mikrobiologi Terapan Asep Hidayat inokulan disebut kultur fungi berbentuk cair, yang mampu membantu menstimulasi pembentukan resin gaharu.
Untuk bisa menghasilkan resin gaharu, perlu menginokulasi pohon gaharu dengan inokulan gaharu sebagai salah satu upaya perlakuan (dengan cara pelukaan) untuk membatu proses pembentukan resin gaharu.
Masyarakat yang menanam pohon gaharu, pada pohon yang telah berdimater leboh dari 20 Cm harus diinokulasi agar dapat dengan cepat pohon tersebut menghasilkan resin gaharu, kata Hidayat.
Dengan inokulasi, pohon gaharu lebih pasti akan menghasilkan resin gaharu dibanding dengan pohon yang tidak diinokulasi dengan prediksi waktu yang lebih jelas.
Bahkan jika mau, resin gaharu sebagai sumber bahan baku minyak dapat dipanen setelah 6 bulan inokulasi. Inokulan tidak hanya bisa diproduksi di laboratorium tetapi juga dapat diproduksi secara mandiri oleh masyarakat (petani gaharu).





Komentar tentang post