Diseminasi teknologi ke daerah dapat membantu proses penanganan sampah, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.
Peran teknologi merupakan tugas periset BRIN, untuk dapat menghasilkan teknologi tepat guna, yang betul-betul bermanfaat, dan menjadi solusi persoalan sampah.
Menurut Tri Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) memainkan peranan yang penting dalam diseminasi teknologi-teknologi yang dihasilkan oleh BRIN, agar daerah dapat merasakan manfaat yang nyata dari keberadaan BRIN dan BRIDA.
Tri mengatakan sampah juga memiliki potensi menjadi bahan baku industri, salah satunya dengan menerapkan konsep waste to energy.
Penanganan sampah juga harus diimplementasikan dengan ekonomi sirkuler, agar sampah dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang bernilai.
Selain mengolah sampah yang ada, kita juga harus mengubah cara hidup kita dengan tidak mengonsumsi hal-hal yang praktis, menghasilkan sampah yang tidak dapat dimanfaatkan, dengan cara apa pun. Permasalahan sampah di Indonesia ini, tidak hanya masalah nasional, tapi juga masalah global.
Pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan sampah, khususnya untuk kota-kota besar, dan destinasi pariwisata merupakan super prioritas kita. Kenapa dikatakan super prioritas, karena kita memiliki daerah-daerah cantik. Kita mampu mengelolanya, agar menghasilkan income, buat masyarakat yang tinggal di sekitarnya.





Komentar tentang post