Rabu, Mei 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Cina Luncurkan Sistem Peramalan Aerosol-Meteorologi Berbasis AI Pertama di Dunia

redaksi
8 Maret 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Cina Luncurkan Sistem Peramalan Aerosol-Meteorologi Berbasis AI Pertama di Dunia

Jaringan Pengamatan Penginderaan Jauh Aerosol Tiongkok. GAMBAR: GUI KE

Darilaut – Cina meluncurkan Sistem Peramalan Aerosol-Meteorologi Global berbasis Kecerdasan Buatan (AI-GAMFS) pertama di dunia.

Dalam siaran pers China Meteorological/WMO menyebutkan sistem ini dioperasikan oleh Pusat Meteorologi Nasional (NMC) Administrasi Meteorologi Tiongkok (CMA), dan departemen meteorologi di lebih dari 10 provinsi.

Hasil peramalan (Forecasting) mencakup 54 variabel, meliputi sifat optik, konsentrasi permukaan, dan unsur meteorologi terkait dari 5 komponen aerosol utama, termasuk debu, sulfat, karbon hitam, karbon organik, dan garam laut.

Pada tanggal 5 Maret, tim peneliti yang dipimpin oleh para ahli dari Akademi Ilmu Meteorologi Tiongkok (CAMS) dari CMA, bekerja sama dengan berbagai lembaga penelitian domestik dan internasional, menerbitkan hasil AI-GAMFS pertama di dunia dalam jurnal akademik internasional Nature.

GUI Ke, anggota tim inti dan peneliti asosiasi di CAMS, menjelaskan bahwa pengembangan sistem dimulai pada Mei 2024.

Dilatih dengan data reanalisis aerosol global selama 42 tahun yang mencakup 120.000 waktu, sistem ini mampu menghasilkan prakiraan operasional yang mencakup periode 5 hari secara global dengan resolusi tiga jam dalam waktu kurang dari satu menit.

Sistem ini juga memiliki resolusi spasial 50 kilometer dan dapat menghasilkan 8 prakiraan bergulir per hari.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: AerosolChina Meteorological AdministrationCMAKecerdasan BuatanWMO
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Dekat Yap

Next Post

Pers Denmark Menggugat Perusahaan Asal Amerika Serikat OpenAI

Postingan Terkait

RUU Hak Cipta, Ketua Dewan Pers: Karya Jurnalistik Bagian Penting Dari Kekayaan Intelektual Bangsa

Dewan Pers Meminta Pemerintah Membebaskan Wartawan dan Warga Sipil Indonesia yang ditangkap Militer Israel

20 Mei 2026
Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

20 Mei 2026

Menurunnya Populasi Kuda Laut Penanda Degradasi Lingkungan Pesisir

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Masih Berpotensi Hujan

Hujan Berpotensi Terjadi di Indonesia Saat El Niño Condition

Next Post
Pers Denmark Menggugat Perusahaan Asal Amerika Serikat OpenAI

Pers Denmark Menggugat Perusahaan Asal Amerika Serikat OpenAI

TERBARU

Dewan Pers Meminta Pemerintah Membebaskan Wartawan dan Warga Sipil Indonesia yang ditangkap Militer Israel

Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Menurunnya Populasi Kuda Laut Penanda Degradasi Lingkungan Pesisir

Pimpinan Redaksi Barakati.id Kecam Tindakan Intimidasi di Kawasan Tambang Besar di Pohuwato

Peneliti UNG Mendorong Tata Kelola Kesehatan Menuju Emisi Nol Bersih

WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

200 Personel Brimob dan Tim Mabes Polri Tiba di Pohuwato

Wabah Penyakit dan Harga Pakan Problem Utama Pengembangan Akuakultur

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Utara Australia, Dekat Indonesia

Dunia Memiliki Masalah Besar Dengan Plastik

Harga Cabai di Pasar Tradisional Kota Gorontalo Rp 100 Ribu per Kg

2010, Ikan Raja Laut Coelacanth Ditemukan di Biak-Papua

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.