Karena itu, Doni meminta agar masyarakat mematuhi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut agar percepatan penanganan Covid-19 dapat berjalan optimal.
Hingga Jumat (10/4), Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat, virus SARS_CoV-2 atau corona jenis baru Covid-19 telah menginfeksi manusia di 34 Provinsi di Indonesia.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan, ada penambahan kasus positif sebanyak 219 kasus baru sehingga total 3.512 kasus, sementara yang sembuh bertambah 30 pasien dan angka kematian naik 26 kasus.
Sebelumnya, pada Kamis (9/4) tercatat 3.293 kasus positif Covid-19 dengan 252 pasien sembuh dan 280 pasien lainnya meninggal dunia.
Berdasarkan data yang dikumpulkan Kementerian Kesehatan, Provinsi Gorontalo mencatatkan satu kasus pertama. Sehingga 34 wilayah provinsi di Indonesia tercatat telah terjangkit virus tersebut.
Provinsi DKI Jakarta masih menjadi episentrum wabah di Indonesia dengan catatan kasus sekitar 50 persen dari jumlah nasional, yakni sebanyak 1.753 kasus infeksi dan 154 kasus kematian.
Dalam kurun waktu 24 jam, dilaporkan sebanyak 47 orang terinfeksi dan 12 pasien meninggal dunia di Jakarta, mengingat angkanya per hari kemarin masing-masing 1.706 kasus positif Covid-19 dan 142 kasus kematian.





Komentar tentang post