“KSOP Kelas II Ternate menerima informasi dari masyarakat bahwa kapal KM Cahaya Arafah tenggelam pukul 18.12 WIT,” kata Agustinus.
Proses evakuasi dan upaya pencarian korban dilakukan bersama Basarnas Ternate, UPP Kelas II Babang, Polsek Saketa Halmahera, BPBD Halmahera Selatan serta masyarakat sekitarnya.
“Pada hari Selasa 19 Juli 2022 Kapal Patroli KNP 358 milik KSOP Kelas II Ternate diberangkatkan dari Ternate menuju lokasi kejadian untuk membantu melakukan upaya pencarian dan pertolonggan terhadap korban yang masih belum ditemukan,” ujarnya.
Kapal Cahaya Arafah berukuran 110 GT dengan kapasitas 120 orang penumpang.
Sebelumnya, KSOP telah mengeluarkan surat pemberitahuan surat bernomor: UM.003/II/14/KSOP.TTE-2022. Surat tersebut mengenai penundaan seluruh aktivitas pelayaran akibat cuaca buruk, terutama di perairan Ternate dan perairan lainnya di Maluku Utara dan seluruh aktivitas pelayaran pada 18 Juli 2022 pukul 17.00 WIT sampai dengan kondisi cuaca membaik berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG Sultan Baabulah Ternate.
Penundaan berlayar karena kondisi cuaca buruk disertai angin kencang sehingga membahayakan keselamatan saat pelayaran.





Komentar tentang post