Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dampak Dari Penangkapan dan Degradasi Habitat Populasi Hiu dan Pari di Indonesia Menurun

redaksi
17 November 2025
Kategori : Berita
0
Dampak Dari Penangkapan dan Degradasi Habitat Populasi Hiu dan Pari di Indonesia Menurun

GAMBAR: BRIN

Andhika mengatakan tren menunjukkan status kerentanan hiu dan pari secara global makin meningkat, ini cukup mengkhawatirkah. Bahkan jenis ikan laut yang dideklarasikan punah berasal dari Indonesia ialah pari Jawa.

“Pemanfaatan hiu dan pari cukup beragam yaitu mulai dari penggunaan akuaria hingga pengobatan. Kemudian yang paling banyak adalah pemanfaatan sebagai makanan termasuk pemanfaatan untuk domestik,” kata Andhika.

Menghadapi tantangan tersebut, menurut Andhika, pemerintah dan masyarakat telah melakukan pengelolaan perikanan, pengembangan kawasan konservasi. Selanjutnya penyadartahuan dan yang menjadi fokus sharing kali ini adalah pembatasan perdagangan.

“Namun, pembatasan perdagangan menghadapi tantangannya sendiri, seperti volume perdagangan hiu dan pari besar,” kata Andhika.

”Variasi olahan produk yang sangat beragam, identitas spesies, keterbatasan budget, kondisi geografis, dan volume yang tinggi.”

Sementara itu, Kepala PRZT BRIN Delicia Yulita Rachman, berharap kegiatan kali ini dapat memperkuat kemampuan identifikasi spesies dan mendukung penegakan hukum dari eksploitasi berlebih satwa liar, khususnya hiu dan pari.

“Di samping itu juga untuk memperdalam informasi tentang genetik dan konservasi serta memberikan pengetahuan penting. Hal ini untuk melindungi sumber daya hayati di perairan nasional maupun internasional,” ujarnya.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Andhika Prima PrasetyoBRINHiu dan PariSharks and Rays
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Akademisi UNG Dewan Juri Lomba Orasi Kesehatan

Next Post

Hong Kong Tujuan Utama Ekspor Sirip Hiu dan Pari

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Spesies Langka Shark Ray Terlihat di Perairan Botubarani

Hong Kong Tujuan Utama Ekspor Sirip Hiu dan Pari

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Jasa Ekosistem Lahan Basah

Paus Biru Muncul di Botubarani: Indikasi Jalur Migrasi Baru di Teluk Tomini

Bom Ikan Ancam Keindahan Pulau Mas Popaya Raja

Ramadan 1447 H Diharapkan Dapat Memperkuat Spiritualitas

Perubahan Iklim dan El Nino Mempercepat Kepunahan Salju di Pegunungan Jayawijaya

Peneliti UNG Kembangkan Cara Menghentikan Risiko Erosi di DAS Bolango

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.