Rabu, April 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dentuman di Langit Cirebon Akibat Meteor Besar Masuk Atmosfer

redaksi
8 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Dentuman di Langit Cirebon Akibat Meteor Besar Masuk Atmosfer

Meteor melintas di langit Kuningan dan Cirebon, Jawa Barat, menyebabkan dentuman dan diperkirakan jatuh di wilayah Laut Jawa. GAMBAR: BMKG KERTAJATI/INSTAGRAM

Kejadian itu dikaitkan dengan jatuhnya meteor dan kobaran api. Namun info tersebut keliru karena meteor tidak membawa api.

Informasi yang lebih akurat mengaitkannya dengan meteor yang melintas. Ada beberapa video yang dikirimkan warga menunjukkan meteor yang melintas di atas wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Ada CCTV yang merekam meteor melintas pada pukul 18.35. Juga ada video yang menunjukkan meteor melintas di atas wilayah perbatasan Brebes-Cirebon.

Thomas menjelaskan bahwa indikasi getaran yang terekam oleh sensor BMKG menguatkan dugaan bahwa ledakan akibat meteor tersebut memiliki energi yang cukup besar.

Namun, hingga kini belum ada laporan mengenai jatuhnya meteor tersebut di darat. Berdasarkan estimasi arah lintasan, kemungkinan meteor jatuh di wilayah Laut Jawa.

Thomas mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada beredarnya video atau foto di media sosial yang mengklaim merekam peristiwa tersebut.

Beberapa video yang beredar perlu diverifikasi keasliannya karena bisa jadi berasal dari kejadian di negara lain. Yang perlu dicatat, hasil analisis menunjukkan peristiwa di Cirebon dan Kuningan merupakan kejadian nyata meteor alami, bukan bola api yang bisa menimbulkan kebakaran, kata Thomas.

Fenomena meteor besar seperti ini, kata Thomas, bukan hal yang berbahaya bagi masyarakat selama fragmen benda langit tidak sampai ke permukaan bumi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: AstronomiBRINCirebonMeteorProf Thomas Djamaluddin
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Puing Musala Al Khoziny Selesai Dibersihkan, 61 Orang Meninggal Dunia

Next Post

Intensitas Topan Halong Menguat di Selatan Barat Daya Tokyo

Postingan Terkait

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

1 April 2026
COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1 April 2026

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

21 ABK Nazila Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dibawa ke Gorontalo

Next Post
Intensitas Topan Halong Menguat di Selatan Barat Daya Tokyo

Intensitas Topan Halong Menguat di Selatan Barat Daya Tokyo

TERBARU

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

AmsiNews

REKOMENDASI

Aspek Biologi Hiu Belimbing

Ocean Eye, Teknologi Fintech untuk Wisata Bahari di Kawasan Konservasi

Vietnam Bersiap Menghadapi Topan Trami

Era Digital, Banyak Starup Kreatif Bidang Akuakultur

Topan Ampil Menghantam Tokyo, Menyebabkan Gangguan Transportasi dan Ribuan Rumah Tanpa Listrik di Jepang

Mengenal Dewan Hidrografi Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.