Sebagian besar meteoroid akan habis terbakar di atmosfer sebelum mencapai tanah atau jatuh di wilayah tak berpenduduk. Namun, penelitian terhadap fenomena seperti ini sangat penting untuk memahami dinamika benda langit yang mendekati bumi.
“Peristiwa ini bisa menjadi pengingat bahwa bumi terus dihadapkan dengan benda-benda langit di antariksa yang orbitnya mungkin berpapasan dengan bumi,” ujarnya.
Thomas juga mengimbau masyarakat yang menemukan benda jatuh antariksa, baik pecahan meteor maupun pecahan sampah antariksa, agar tidak menyentuh langsung dan segera melapor ke pihak berwenang.
“Kami akan mempelajari secara ilmiah jika ada temuan di lapangan. Setiap data akan membantu kami memperkaya pemahaman tentang fenomena jaruhnya benda antariksa,” ujar Thomas.




