Darilaut – Langit malam Kamis (11/8) akan diwarnai dua fenomena menarik: hujan meteor Perseid dan supermoon. Jumlah meteor ini berkisar 60 hingga 100 meteor per jam.
Menurut American Meteor Society (AMS) hujan meteor Perseid akan mencapai puncaknya pada Kamis, 11 Agustus malam hingga Jumat, 12 Agustus dini hari.
Mengutip AccuWeather pengamat langit telah melihat beberapa Perseid pada awal dan akhir Juli, serta awal Agustus, Aktivitas meteor ini akan terus meningkat hingga 11 Agustus.
Daya pikat Perseids bukan hanya jumlah meteor yang dibawanya, yang bisa berkisar antara 60 hingga 100 meteor per jam.
Namun, hujan meteor malam akan memiliki beberapa kompetisi di langit tahun ini. Supermoon terakhir tahun 2022 akan terbit saat matahari terbenam pada 11 Agustus. Bulan akan bersinar sepanjang malam di tengah puncak Perseid.
Menurut NASA cahaya dari supermoon akan menyapu banyak meteor yang redup, secara signifikan mengurangi jumlah bintang jatuh menjadi 10 hingga 20 per jam.
Para ahli mengatakan bahwa orang-orang tidak boleh melewatkan Perseid tahun ini karena cahaya bulan yang mengganggu.
AMS menjelaskan, “Meskipun bulan purnama di langit pada malam hari aktivitas maksimum, laju meteor masih akan lebih baik dari 95% dari semua malam lainnya tahun ini.”





Komentar tentang post