Rabu, April 1, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Intensitas Topan Halong Menguat di Selatan Barat Daya Tokyo

redaksi
8 Oktober 2025
Kategori : Berita
0
Intensitas Topan Halong Menguat di Selatan Barat Daya Tokyo

Topan Halong menguat di selatan barat daya Tokyo, Jepang, pada Rabu (8/10) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Intensitas topan (typhoon) Halong telah menguat di selatan barat daya Tokyo atau timur tenggara Kagoshima, Jepang, pada Rabu (8/10) pagi. Berdasarkan trek lintasan, topan ini diperkirakan akan tetap berada di laut.

Halong telah meningkat menjadi Topan yang Sangat Kuat (Very Strong Typhoon), menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Analisis Observatorium Hong Kong (HKO) pada Rabu pukul 02.00 topan Halong telah menguat menjadi Topan Super (Super Typhoon).

Pada Selasa malam, kata HKO, topan Halong menguat menjadi topan dahsyat. Sistem ini berada 870 kilometer di selatan-barat daya Tokyo dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam.

Sistem ini kemudian menguat menjadi topan super Rabu pagi. Halong berada sekitar 800 kilometer di selatan-barat daya Tokyo dan bergerak dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam.

Menurut JMA, Halon mengarah ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 935hPa (hektopaskal), kata JMA.

Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 50 meter per detik (100 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 70 meter per detik (140 knot).

Badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih berada di seluruh area 95 km (50 NM) dan angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di seluruh area 280 km (150 NM).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Hong Kong ObservatoryJMAJTWCTokyoTopan Halong
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dentuman di Langit Cirebon Akibat Meteor Besar Masuk Atmosfer

Next Post

Gorontalo Catat Inflasi 1,99 Persen di Bulan September 2025, Harga Pangan Masih Jadi Pemicu Utama

Postingan Terkait

2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

1 April 2026
COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1 April 2026

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

Limbah Makanan Meningkat, Ratusan Juta Orang Menghadapi Kelaparan

21 ABK Nazila Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Dibawa ke Gorontalo

Next Post
Gorontalo Catat Inflasi 1,99 Persen di Bulan September 2025, Harga Pangan Masih Jadi Pemicu Utama

Gorontalo Catat Inflasi 1,99 Persen di Bulan September 2025, Harga Pangan Masih Jadi Pemicu Utama

TERBARU

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Pendekatan Ilmiah Terpadu Sangat Penting Untuk Menjaga Keberlanjutan Terumbu Karang

Tiba di Gorontalo 21 ABK Nazila 05 Korban Kapal Tenggelam di Laut Maluku Menuju Minahasa Utara

Ekosistem Terumbu Karang Mengalami Tekanan Berat, Tutupan Turun 50%

AmsiNews

REKOMENDASI

3 Topan di Samudra Pasifik Barat Berada Dekat Jepang

Indonesia Kirim Bantuan Logistik dan Peralatan untuk Korban Gempa Myanmar

Pelaku Usaha Perikanan Urus Izin Secara Online, 1943 Terlayani

Cakalang dan Panitang Dominasi Tangkapan di Manado

Kota-kota di Pesisir Fujian dan Taiwan Bersiap Menghadapi Topan Doksuri

Puluhan Kapal Perikanan Tenggelam di Perairan Kalimantan Barat Jadi Pelajaran Bagi KKP

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.