Minggu, Oktober 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

redaksi
10 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Mencari Hari Maleo

Burung maleo (Macrocephalon maleo). FOTO: HANOM BASHARI/EPASS

Keberhasilan ini menegaskan kontribusi nyata Daud Yusuf dalam pengembangan ilmu lingkungan, khususnya dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati dan pengelolaan kawasan konservasi berbasis data spasial di Indonesia.

Hasil riset ini diharapkan dapat terus memberi manfaat bagi upaya konservasi Maleo serta pengelolaan lingkungan berbasis ilmiah di Sulawesi dan Indonesia pada umumnya.

Dekan FMIPA UNG, Prof. Dr. Fitryane Lihawa, mengatakan riset tentang konservasi habitat Maleo berbasis spasial sangat relevan dan memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian keanekaragaman hayati di Sulawesi.

Semoga pencapaian ini semakin memacu semangat dosen dan mahasiswa FMIPA untuk terus berkarya dan menghasilkan riset-riset yang bermanfaat bagi masyarakat, kata Prof. Fitryane.

Sebagai catatan, burung maleo telah masuk kategori genting menurut kriteria IUCN dan Undang-Undang konservasi di Indonesia.

IUCN (International Union for Conservation of Nature) atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam memberikan status genting atau Endangered untuk maleo karena menghadapi risiko kepunahan di alam liar.

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Burung MaleoDr. Daud YusufFMIPA UNGUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Next Post

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Postingan Terkait

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

11 Oktober 2026
Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

11 Oktober 2026

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Forum Jurnalis ASEAN: Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AMSI Bahas Hak Cipta dan Royalti Karya jurnalistik

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

Next Post
Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

TERBARU

Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Menjauh 5 km Dari Pusat Erupsi

Media ASEAN Menyoroti Ketimpangan Posisi Tawar dengan Big Tech

Forum Jurnalis ASEAN Bahas Hak Penerbit Pers dan Mekanisme Lisensi

Definisi Karya Jurnalistik Hal Penting Dalam Pembahasan Pelindungan Hak Cipta

Forum Jurnalis ASEAN: Nilai Karya Jurnalistik Harus Terlindungi

Akademisi UNG Bahas Rencana Zonasi Pulau-Pulau Kecil Gorontalo Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Wisatawan Saksikan Delapan Paus Pilot di Gorontalo

Setelah Masuk Negara Maju, Ini Tantangan Ekspor Perikanan Indonesia

Kuota Mudik Gratis Sudah 100 Persen

Ribuan Warga Berevakuasi dari Palu

Kasus Malaria di Indonesia Terbesar ke 2 di Asia

Pemulihan Ekosistem Mangrove Untuk Mengurangi Emisi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.