Selasa, Agustus 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Spirit Dari Sebutir Telur

redaksi
10 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Spirit Dari Sebutir Telur

Telur burung maleo. FOTO: HANOM BASHARI/EPASS

Darilaut – Jauh sebelum IUCN memberikan status rentan untuk burung maleo, Abdul Uno sudah mengingatkan ancaman spesies khas Sulawesi ini yang bisa punah.

IUCN (The International Union for Conservation of Nature atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam) memasukkan dalam Daftar Merah (Red List) sebagai rentan (VU) pada 1994. Hal ini yang sudah disampaikan Uno dalam tulisannya 45 tahun sebelumnya, dalam terbitan berbahasa Belanda TECTONA XXXIX.

Pengumpul telur maleo sebagai ancaman keberlanjutan spesies ini kian banyak. Apalagi, ada prosesi adat daerah yang memanfaatkan telur maleo. Spesies ini makin tersingkir di habitatnya di Pulau Sulawesi. Padahal, burung ini tidak ada ditempat lain di dunia. Hanya ada di Pulau Sulawesi dan beberapa pulau-pulau kecil didekat Sulawesi.

Secara umum, ancaman populasi maleo seperti degradasi habitat dan perubahan fungsi lahan, perburuan dengan menggunakan senjata, perangkap dan jerat.

IUCN mengeluarkan kategori baru untuk maleo. Status keterancaman global menjadi genting pada 2002.

Protected Area Specialist Enhancing Protected Area System in Sulawesi (EPASS) Bogani Nani Wartabone, Hanom Bashari, mengatakan, yang harus dilakukan adalah menghentikan total perburuan maleo dewasa dan pengambilan telur, melindungi lokasi peneluran, serta mempertahankan hutan yang tersisa dan terdekat. Kemudian, mempertahankan, melindungi dan memulihkan area koridor.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Burung MaleoMacrocephalon maleoSulawesi
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Membahas Maleo di Hari Lingkungan Hidup

Next Post

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Postingan Terkait

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

5 Agustus 2026
Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

30 Juli 2026

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Next Post
Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Komentar tentang post

TERBARU

Cegah Narkoba, Stunting dan Penguatan Pangan Sebanyak 1.518 Mahasiswa Turun di 102 Desa

Typhoon Dolphin Brings Heavy Rain and Strong Winds After Making Landfall on Zhejiang Coast

Setelah Mendarat Topan Dolphin Bawa Hujan Lebat Memicu Evakuasi Ratusan Ribu Orang

Jurnal JALREV Fakultas Hukum UNG Terpilih Untuk Program Akselerasi Internasional 2026

Tim Mahasiswa UNG Raih Medali Emas dan Juara 3 Umum di Bangkok Thailand

Dampak Gelombang Panas dan El Niño Harga Jagung Dunia Naik 3,6 Persen

AmsiNews

REKOMENDASI

Ikan Hias Jadi Unggulan Ekspor di Masa Pandemi

Indonesia Kembali ke Negara Middle Income, Ekonomi Berbasis Laut Dapat Menjadi Pilihan

59 Mahasiswa UGM Lakukan Penguatan Bumdes di Sebatik, Perbatasan Indonesia-Malaysia

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNG Edukasi Hidup Sehat di Sekolah Dasar

Transparansi Perikanan, Menteri Susi Ajak Negara di Dunia Buka Data VMS

Ikan Raja Laut Coelacanth Lebih Tua dari Dinosaurus

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.