Rabu, Oktober 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Spirit Dari Sebutir Telur

redaksi
10 Juni 2020
Kategori : Konservasi, Laporan Khusus
0
Spirit Dari Sebutir Telur

Telur burung maleo. FOTO: HANOM BASHARI/EPASS

Darilaut – Jauh sebelum IUCN memberikan status rentan untuk burung maleo, Abdul Uno sudah mengingatkan ancaman spesies khas Sulawesi ini yang bisa punah.

IUCN (The International Union for Conservation of Nature atau Uni Internasional untuk Konservasi Alam) memasukkan dalam Daftar Merah (Red List) sebagai rentan (VU) pada 1994. Hal ini yang sudah disampaikan Uno dalam tulisannya 45 tahun sebelumnya, dalam terbitan berbahasa Belanda TECTONA XXXIX.

Pengumpul telur maleo sebagai ancaman keberlanjutan spesies ini kian banyak. Apalagi, ada prosesi adat daerah yang memanfaatkan telur maleo. Spesies ini makin tersingkir di habitatnya di Pulau Sulawesi. Padahal, burung ini tidak ada ditempat lain di dunia. Hanya ada di Pulau Sulawesi dan beberapa pulau-pulau kecil didekat Sulawesi.

Secara umum, ancaman populasi maleo seperti degradasi habitat dan perubahan fungsi lahan, perburuan dengan menggunakan senjata, perangkap dan jerat.

IUCN mengeluarkan kategori baru untuk maleo. Status keterancaman global menjadi genting pada 2002.

Protected Area Specialist Enhancing Protected Area System in Sulawesi (EPASS) Bogani Nani Wartabone, Hanom Bashari, mengatakan, yang harus dilakukan adalah menghentikan total perburuan maleo dewasa dan pengambilan telur, melindungi lokasi peneluran, serta mempertahankan hutan yang tersisa dan terdekat. Kemudian, mempertahankan, melindungi dan memulihkan area koridor.

Halaman 1 dari 5
12...5Selanjutnya
Tags: Burung MaleoMacrocephalon maleoSulawesi
Bagikan6Tweet3KirimKirim
Previous Post

Membahas Maleo di Hari Lingkungan Hidup

Next Post

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Perjalanan Konservasi Maleo di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone

Komentar tentang post

TERBARU

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

AmsiNews

REKOMENDASI

Calon Anggota Dewan Belum Perlu Undur Diri Saat Mendaftar Pilkada November 2024

Indonesia Akhiri Kerja Sama Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dengan Norwegia

Naturalis Alfred Russel Wallace Pernah Merasakan Gempa Dahsyat di Sulawesi, Bagaimana Rasanya?

IPM Provinsi Gorontalo 2025 Capai 72,62, Seluruh Dimensi Mengalami Peningkatan

Gempa Dahsyat NTT Dirasakan Hingga Sulawesi Selatan

Puluhan Rumah Rusak Akibat Gempa Pangandaran

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.