Pukul 12.35 WIB KN Kalimasadha melanjutkan patroli pengawasan keselamatan pelayaran di perairan utara Pulau Batam. Pemeriksaan dan pengawasan terhadap TB Shirin dilanjutkan oleh KN Sarotama.
Hasil pemeriksaan TB Shirin masih bisa berlayar dengan menggunakan 1 mesin induk (mesin induk kanan) dikarenakan mesin induk kiri mengalami kerusakan dengan kecepatan kapal sekarang ±2,5 knot menuju tempat area lego jangkar sesuai dengan arahan dari pihak Batam VTS.
Selanjutnya pada pukul 17.10 WIB KN Sarotama mendapat informasi dari Batam VTS tentang TB Perdana IX yang mengalami kerusakan mesin induk di perairan Batu Berhenti Batam.
Pukul 17.15 WIB KN Sarotama melakukan kontak radio VHF marine ch.16 dengan TB PERDANA IX untuk mencari informasi dan direspons dengan baik oleh awak kapal dan langsung berangkat menuju lokasi.
Pukul 17.30 WIB KN Sarotama – P 112 onboard di TB Perdana IX dengan menggunakan RIB untuk melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan bantuan SAR.
Posisi kapal pada koordinat 01° 11’ 744”N / 103° 56’ 353”E di perairan Batu Berhenti Batam.
TB Perdana IX membawa 7 orang crew dengan nakhoda Ahmad Sy Azili.
Hasil pemeriksaan didapatkan bahwa mesin induk mengalami trouble dan dalam perbaikan.
Handry mengatakan pukul 18.00 WIB diketahui bahwa mesin induk TB Perdana IX ternyata tidak dapat diperbaiki oleh ABK mesin.





Komentar tentang post