Menurut Rektor, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan universitas.
“Akreditasi Unggul merupakan pengakuan bahwa kualitas kedua prodi tersebut, telah sejajar dengan perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Capaian ini adalah buah dari dedikasi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh pihak yang terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UNG,” ujar Eduart.
Ia menegaskan, pencapaian tersebut tidak boleh dipandang sebagai akhir dari sebuah proses. Sebaliknya, status Akreditasi Unggul menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi prodi untuk terus menjaga bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di masa mendatang.
Menurut Eduart, mutu pendidikan tinggi harus terus berkembang mengikuti dinamika zaman, termasuk menjawab tantangan transformasi digital, penguatan riset dan inovasi, internasionalisasi, serta peningkatan relevansi lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja dan pembangunan nasional.
Akreditasi Unggul bukan sekadar prestasi administratif. Ini adalah bukti nyata komitmen UNG dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing. Pengakuan ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menjaga konsistensi mutu, serta memberikan layanan pendidikan terbaik kepada masyarakat, kata Rektor.




