Darilaut – Perlu waktu 322 tahun lagi untuk dapat menyaksikan Gerhana Bulan Total dan Uranus, seperti yang terlihat pada langit malam, pada Selasa (8/11).
Uranus, planet ke tujuh dari Matahari terlihat saat Gerhana Bulan Total, Selasa malam. Peristiwa langka ini baru bisa dilihat kembali ratusan tahun lagi.
Pengamat langit di sebagian besar Jepang telah menikmati tontonan selestial (celestial: dalam astronomi mengacu kepada angkasa) yang yang sangat langka — Uranus tersembunyi oleh gerhana bulan total.
Di Jepang, mengutip NHK (Nippon Hoso Kyokai) gerhana bulan dimulai sekitar pukul 18.09 pada hari Selasa dan mencapai puncaknya pukul 19.16 dan 20.42.
Gerhana bulan total terjadi ketika Matahari, Bumi dan Bulan sejajar, dengan Bumi melemparkan bayangan sepenuhnya di atas satelit alaminya tersebut.
Tetapi beberapa sinar matahari masih melewati atmosfer bumi dan mencapai bulan. Hal ini menyebabkannya tampak merah tua.
Orang-orang di sebagian besar Jepang juga disuguhi fenomena lain, di mana Uranus bersembunyi di balik bulan.
Observatorium Astronomi Nasional Jepang mengatakan ini adalah pertama kalinya dalam 442 tahun gerhana bulan total dan gerhana planet diamati secara bersamaan dari negara tersebut.
Observatorium menambahkan bahwa waktu berikutnya orang-orang di Jepang akan dapat melihat pertunjukan langit yang langka seperti itu adalah 322 tahun dari sekarang.





Komentar tentang post