Selasa, Juli 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

WMO: Lautan Kita Terus Menghangat

redaksi
20 Maret 2025
Kategori : Berita
0
WMO: Lautan Kita Terus Menghangat

Lautan menghangat dan permukaan laut terus mengalami kenaikan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) Celeste Saulo mengatakan data tahun 2024 menunjukkan bahwa lautan kita terus menghangat dan permukaan laut terus naik.

Bagian beku dari permukaan bumi, yang dikenal sebagai kriosfer, mencair pada tingkat yang mengkhawatirkan: gletser terus mundur, dan es laut Antartika mencapai tingkat terendah kedua yang pernah tercatat.

Sementara itu, “cuaca ekstrem terus memiliki konsekuensi yang menghancurkan di seluruh dunia,” kata Celeste Saulo mengutip siaran pers WMO.

Siklon tropis, banjir, kekeringan, dan bahaya lainnya pada tahun 2024 menyebabkan jumlah pengungsian baru tertinggi yang tercatat selama 16 tahun terakhir, berkontribusi pada memburuknya krisis pangan, dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.

Sebagai tanggapan, kata Saulo, WMO dan komunitas global mengintensifkan upaya untuk memperkuat sistem peringatan dini dan layanan iklim untuk membantu pembuat keputusan dan masyarakat pada umumnya menjadi lebih tangguh terhadap cuaca dan iklim ekstrem.

“Kami membuat kemajuan tetapi perlu melangkah lebih jauh dan perlu melangkah lebih cepat. Hanya setengah dari semua negara di seluruh dunia yang memiliki sistem peringatan dini yang memadai. Ini harus berubah,” ujarnya.

Investasi dalam layanan cuaca, air, dan iklim lebih penting dari sebelumnya untuk memenuhi tantangan dan membangun komunitas yang lebih aman dan lebih tangguh, kata Saulo.

Tags: Kenaikan Permukaan LautPemanasan LautProf. Celeste SauloTahun TerpanasWorld Meteorological Organization
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Cuaca dan Iklim Meningkat, 2024 Terpanas Dalam Catatan Pengamatan 175 Tahun

Next Post

Dies Natalis Fakultas Kedokteran UNG Ditutup dengan Tausiah

Postingan Terkait

7 Tim Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Kemdiktisaintek

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

21 Juli 2026
2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

21 Juli 2026

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Next Post
Dies Natalis Fakultas Kedokteran UNG Ditutup dengan Tausiah

Dies Natalis Fakultas Kedokteran UNG Ditutup dengan Tausiah

TERBARU

Juli 2026 Tercatat 8 Prodi UNG Raih Akreditasi Unggul

Potensi Hujan di Tengah Penguatan El Niño

Kondisi Relatif Kering,  Penguatan El Niño dan Perluasan Musim Kemarau

Gorontalo Antisipasi dan Siaga Musim Kemarau

Program Studi Pendidikan Fisika UNG Raih Akreditasi Unggul

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekspor Kepiting Turun Gara-gara Wabah Virus Corona

Waspada Kebakaran Hutan, September Masih Sangat Panas

Analisis Iklim Global Menunjukkan Kondisi El Niño di Samudra Pasifik

Implementasi Bagan Pemisah di Selat Sunda dan Lombok

Menyedihkan, Induk Paus Orca Bawa Anak yang Sudah Mati di Genoa, Italia

Mahasiswa KKN UNG Ubah Eceng Gondok Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.