Darilaut – dukungan media dan jejaring menjadi penting untuk memperkenalkan produk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) kepada pasar yang lebih luas.
“Bagi UMKM yang memiliki keterbatasan anggaran promosi, dukungan media sangat penting agar produk lebih dikenal dan bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Founder dan Owner Namira Ecoprint, Yayuk Eko Agustin, keterbatasan anggaran menjadi tantangan bagi usaha kecil dalam mempromosikan produk.
Hal ini dikatakan Yayuk dalam Panel 3 Indonesia Digital Media Conference (IDMC) 2026 bertajuk “Peluang Kolaborasi Media dan Industri Kreatif di Era Konten Digital”, yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Shangri-La Hotel, Surabaya, Rabu (28/10).
Namira Ecoprint mengembangkan produk kain bermotif alami dengan memanfaatkan bahan tumbuhan, antara lain daun alang-alang, mengkudu, dan pakis. Yayuk menilai kreativitas dan inovasi menjadi pembeda bagi UMKM, tetapi perlu didukung publikasi agar produk lebih dikenal masyarakat.
Yayuk menceritakan pengalamannya mengikuti ajang Karya Kreatif Indonesia yang diselenggarakan Bank Indonesia di Jakarta.
Hubungan dengan media dan berbagai pihak dapat membuka peluang promosi sekaligus memperluas jaringan usaha, kata Yayuk.
Ia berharap informasi mengenai program pemerintah dan kesempatan promosi dapat menjangkau pelaku UMKM hingga tingkat bawah. Efeknya, usaha kecil yang memiliki keterbatasan sumber daya tetap memiliki kesempatan berkembang.




