“Banyak nelayan yang merasakan menurunnya hasil tangkapan ikan tuna di Teluk Tomini,” kata pengurus kapal perikanan, Irfan Kadir.
Selain itu, terdapat lebih dari 1000 nelayan penangkap ikan tuna yang menggunakan motor tempel dan katinting di Gorontalo.
Nelayan penangkap ikan tuna Loyan Arsad juga merasakan menurunnya hasil tangkapan ikan tuna di Teluk Tomini.
“Tidak seperti sebelumnya di tahun 2018 dan 2019, tangkapan ikan tuna sudah menurun,” ujar Loyan.
Menurut Loyan, sebelumnya ikan tuna di Teluk Tomini selalu ada setiap kali melaut. Saat ini sudah jarang ikan tuna yang ada di rakit (rumpon).
Untuk menangkap ikan tuna, nelayan yang menggunakan pancing banyak mengandalkan rumpun. Biasanya ikan tuna ini juga tidak lama di rumpon, karena akan berpindah lagi.
Berkurangnya ikan tuna jenis madidihang yang biasa ditangkap nelayan Gorontalo mulai berkurang di tahun 2000.
Satwas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Andi Tawakal, mengatakan perlu kajian lebih mendalam mengenai berkurangnya ikan tuna di Teluk Tomini.
Menurut Andi, PSDKP-Kementerian Kelautan dan Perikanan di Bitung sudah banyak membersihkan ponton (rumpon) Filipina.
Andi sebelumnya bertugas di PSDKP Bitung, kini sebagai Koordinator Satwas PSDKP Gorontalo Utara. Ratusan ponton eks asing sudah dibersihkan dan diamankan oleh PSDKP Bitung.





Komentar tentang post