Selasa, November 3, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

El Niño Sangat Kuat Bersamaan Dengan Musim Kemarau, Kondisi Atmosfer Indonesia Kering

redaksi
18 September 2026
Kategori : Berita
0
BMKG Pantau 1.729 Titik Panas di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Kekeringan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan fenomena El Niño kategori sangat kuat bersamaan dengan musim kemarau menghasilkan kondisi atmosfer Indonesia yang kering, tutupan awan yang minim, hingga meningkatnya suhu permukaan.

Sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori ekstrim, lebih dari 60 hari berturut-turut tanpa hujan, yang meliputi wilayah Sumatra bagian selatan, sebagian besar Jawa, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian utara dan selatan, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua Selatan.

Kondisi atmosfer kering tersebut meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan serta meluasnya kabut asap akibat karhutla di berbagai wilayah Indonesia, kata Direktorat Meteorologi Publik BMKG.

Pemantauan BMKG melalui satelit pada 7-16 September 2026, konsentrasi titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi paling banyak tercatat di Kalimantan Tengah (3177), disusul oleh Sumatera Selatan (1305), Kalimantan Barat (1088), dan Papua Selatan (960).

Sebelumnya, pada Rabu (16/9), BMKG melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi pascagempa Flores, serta dukungan informasi cuaca dan oseanografi dalam operasi pencarian dan penyelamatan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang digelar secara hybrid.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGEl Niño 2026Kebakaran Hutan dan LahanKepala BMKG Teuku Faisal FathaniMusim Kemarau
Bagikan29Tweet18KirimKirim
Previous Post

Badai Tropis Dujuan Menguat di dekat Kepulauan Mariana Utara

Next Post

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Postingan Terkait

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

2 November 2026
Pelabuhan yang Rusak karena Gempa dan Tsunami Palu Segera Dibangun

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

2 November 2026

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

Potensi Karhutla Awal November Risiko Tertinggi di Sebagian Wilayah Indonesia

Sebaran Asap Lintas Batas Terdeteksi dari Papua Nugini ke Papua Selatan

Titik Panas Terbanyak di Sulawesi, Papua dan Maluku

Next Post
Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

Curah Hujan Masih Kategori Rendah Hingga Menengah

TERBARU

Sedimen dari Sungai Mekong Mengalir ke Pesisir Vietnam

World Tsunami Awareness Day: Kisah-kisah Pembelajaran Menghadapi Tsunami

AMSI Mendorong Transformasi Bisnis Media

Tenaga Kependidikan UNG Diingatkan Tuntaskan Target Kinerja

770 Juta Orang Tinggal di Wilayah Pesisir, Rentan Naiknya Permukaan Laut

New York Beradaptasi dengan Perubahan Iklim, Membangun Penghalang di Sepanjang Garis Pantai

AmsiNews

REKOMENDASI

Produksi Kerupuk Ikan Menurun, FPIK Universitas Brawijaya Bantu UKM di Gresik

Rektor UNG: Ciptakan Pemilu Damai dan Berintegritas

Dulu Lokasi Pengeboman Ikan, Kini Bangsring Jadi Destinasi Wisata yang Populer

Puncak Musim Kemarau Juli, Agustus dan September

Bibit Siklon Tropis 95W Terletak di Utara Jayapura

30 Awak Kapal Perikanan Indonesia Jadi Korban Kekerasan di Kapal China

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.