Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

redaksi
20 Juli 2026
Kategori : Berita, Iklim, Kesehatan
0
Malam Tropis di Eropa

Gelombang panas melanda Eropa di akhir Juni 2026. FOTO: Richard Vanlerberghe/WMO

Darilaut – Benua Eropa tercatat paling cepat memanas di planet ini, dengan suhu meningkat sekitar dua kali lipat rata-rata global.

Kondisi ini memberikan tekanan yang semakin besar pada sistem kesehatan, layanan perawatan sosial, dan masyarakat yang sudah menghadapi gelombang panas yang lebih sering dan intens.

Melansir UN News, data dari lima negara sudah menunjukkan hampir 10.000 kematian berlebih yang terkait dengan panas ekstrem musim panas ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendorong Eropa untuk melindungi rumah sakitnya dari panas. Untuk itu, WHO mengeluarkan panduan baru pada hari Kamis untuk membantu negara-negara menghadapi suhu yang sangat panas sekarang dan di masa depan.

WHO menggambarkan panas ekstrem sebagai ancaman kesehatan masyarakat yang mendesak dan terus meningkat yang diperkirakan akan semakin parah setiap tahunnya.

Hal ini didorong oleh perubahan iklim dan diperburuk oleh urbanisasi dan penuaan penduduk, yang dengan cepat meningkatkan penyakit dan kematian.

“Wilayah kita adalah wilayah dengan pemanasan tercepat di dunia. Dalam empat tahun terakhir saja, panas telah merenggut lebih dari 200.000 nyawa, sementara angka kematian terkait panas telah meningkat sebesar 30 persen selama 20 tahun terakhir,” kata Dr. Hans Kluge, Direktur Regional WHO untuk Eropa.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: EropaPanas EkstremSuhu PanasWHO
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Next Post

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Postingan Terkait

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

20 Oktober 2026
Penangkapan Tidak Berkelanjutan, 10 Tahun Lagi Ikan Nike Menghilang di Perairan Gorontalo

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

20 Oktober 2026

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Next Post
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

TERBARU

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

AmsiNews

REKOMENDASI

Minyak Hati Hiu Berjemur Mengandung Squalene Berkadar Tinggi

LPSPL Sorong Tangani 40 Kasus Mamalia Laut Terdampar

11 Warga Meninggal Dunia Akibat Tanah Longsor di Tarakan

Mahasiswa KKN UNG Ubah Eceng Gondok Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

Pascabanjir Banyak Sampah Menumpuk dan Berserakan di Kota Gorontalo

Gempa M5,9, Warga Bolaang Mongondow Selatan Sempat Panik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.