Darilaut – Banjir disertasi angin kencang kembali melanda sejumlah negara di Eropa, terutama Eropa Barat di akhir Juli ini.
Padahal, pada pertengahan Juli banjir di Eropa barat telah menewaskan hampir 200 orang dan ratusan hilang dan ribuan rumah dan fasilitas publik lainnnya banyak yang hancur.
Melansir Floodlist.com, badai, petir dan banjir dahsyat terjadi di sebagian Eropa barat pada 24 dan 25 Juli 2021. Banjir menyebabkan kekacauan lalu lintas di jalan-jalan di London, Inggris dan Berlin, Jerman.
Sejumlah kendaraan tersapu banjir bandang yang kuat di Lucerne Canton di Swiss .
Badai petir hebat melanda Swiss. Angin kencang, hujan es, kilat, dan hujan lebat terjadi di wilayah Bern, Lucerne, Neuchâtel, dan Schwyz Cantons.
Polisi di Schwyz Canton melaporkan 300 insiden karena cuaca buruk. Di Luzern polisi melaporkan 210 insiden.
Paling dramatis banjir yang melanda Wolhusen distrik Entlebuch di Lucerne Canton. Aliran air yang deras menyapu kendaraan di sepanjang jalan dan terbawa hingga ke sungai Kleine Emme.
Di Inggris, badai yang terjadi pada 25 Juli 2021 membawa hujan lebat dan banjir di sebagian ibu kota, London.
Pemadam Kebakaran London melaporkan mereka menerima lebih dari 600 panggilan untuk insiden banjir.
Rumah-rumah terdampak banjir dan banyak kendaraan terjebak dalam air.





Komentar tentang post