Sabtu, Oktober 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Erupsi Gunung Karangetang, Masyarakat Jangan Mendekati Zona Bahaya

redaksi
9 Februari 2019
Kategori : Berita
0
Karangetang

Luncuran awan panas Gunungapi Karangetang. FOTO: TWITTER/SUTOPO PURWO NUGROHO

Karangetang merupakan salah satu gunungapi di Indonesia yang paling sering mengalami erupsi. Erupsi Gunung Karangetang umumnya bersifat efusif dan eksplosif. Efusif yaitu aliran/guguran lava dan awan panas. Esplosif, yaitu erupsi Strombolian dengan lontaran lava/batu pijar dan abu.

Dalam sejarahnya, ancaman bahaya berupa lontaran material dengan ukuran lapilli (diameter 2-64 mm) maksimum menjangkau radius kurang dari 2.5 km dari puncak. Sementara itu, material berukuran bom (diameter lebih dari 64 mm) umumnya menjangkau kurang dari radius 500 m dari puncak.

Secara visual dari Pos Pengamatan Gunungapi Karangetang yang berada sekitar 4,5 km di sebelah Baratdaya puncak Karangetang, umumnya tertutup kabut dan sesekali tampak jelas. Saat jelas, asap kawah teramati bertekanan lemah berwarna putih dengan ketinggian lebih kurang 150 meter di atas Kawah Utama (Selatan) dan lebih kurang 50 meter di atas Kawah Utara. Cuaca di sekitar gunungapi umumnya berawan hingga hujan.

Pemantauan aktivitas vulkanik yang dilakukan dari laut (dengan menggunakan speed boat) maupun dari darat (dengan menggunakan drone), menunjukkan bahwa aliran lava secara dominan bergerak ke arah Baratlaut-Utara yaitu ke arah Kali Malebuhe dari puncak hingga ke laut.

Aliran lava ini mengakibatkan tertutupnya akses jalan raya dari Kampung Batubulan ke jalur jalan di sisi sebelah Barat Pulau Siau. Akses menuju Kampung Batubulan saat ini hanya dapat dilalui melalui jalan setapak dari Kampung Nameng di sisi Timurlaut-Utara Pulau Siau.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Gunung ApiGunung KarangetangKabupaten SitaroSulawesi Utara
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Telan Plastik, Hiu Paus Mati di Pantai Sabah

Next Post

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Postingan Terkait

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

24 Oktober 2026
Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

24 Oktober 2026

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

Kualitas Udara Palangkaraya Masih Kategori Berbahaya, Termasuk Lore Lindu di Sulawesi Tengah

Topan Super Champi Sedikit Melemah di Timur Taiwan

Next Post
Jailolo

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Komentar tentang post

TERBARU

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Waspada Bulan Purnama Hunter’s Moon Tanggal 26 Oktober

Topan Champi Terletak di Dekat Taipei

Potensi Hujan Tidak Merata

El Niño Sangat Kuat, 6.900 Titik Panas di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan dan Papua Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

KPU Kota Gorontalo Telah Mendistribusikan Perlengkapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Produksi Rumput Laut Berkembang Baik dengan Mempertahankan Lamun, Mangrove dan Terumbu Karang

Farmasi UI dan BRIN Kembangkan Bahan Baku Obat dari Biodiversitas Bahan Alam

Musibah KKN Desa Dunggilata, Rektor UNG Menyampaikan Terima Kasih Dukungan dan Bantuan Berbagai Pihak

Rumah Ikan di Banyuwangi Tingkatkan Hasil Tangkapan Nelayan

Penambangan Pasir di Pulau Citlim Jadi Perhatian KKP

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.