Kamis, Juli 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Erupsi Gunung Karangetang, Masyarakat Jangan Mendekati Zona Bahaya

redaksi
9 Februari 2019
Kategori : Berita
0
Karangetang

Luncuran awan panas Gunungapi Karangetang. FOTO: TWITTER/SUTOPO PURWO NUGROHO

Karangetang
Jalan di Kampung Batubulan dan Beba tertutup material lava pijar dan awan panas. FOTO: TWITTER/SUTOPO PURWO NUGROHO

Terindikasi adanya penumpukan lava di ketinggian sekitar 700 m di atas permukaan laut di alur aliran lava saat ini. Adanya penumpukan lava ini berpotensi untuk diikuti oleh penyimpangan arah aliran/guguran lava maupun awan panas ke arah Kali Batukole dan Kali Batuare (sebelah timur Kali Malebuhe) dan Kali Saboang (sebelah barat Kali Malebuhe).

Aktivitas vulkanik berupa gemuruh sesekali dapat terdengar dan bau belerang sesekali dapat tercium dari Pos PGA.

Aktivitas kegempaan secara umum masih teramati tinggi dan didominasi oleh gempa-gempa dengan konten frekuensi rendah seperti gempa guguran –maksimum pada 3 Februari 2019 dengan 173 kali kemunculan per hari.

Kegempaan dengan konten frekuensi tinggi seperti gempa vulkanik yang mengindikasikan pergerakan magma dari kedalaman ke permukaan juga masih terekam, meskipun jumlahnya tidak signifikan.

Kegempaan dengan konten frekuensi campuran, yaitu gempa Hybrid/Fase Banyak masih terekam mengindikasikan masih adanya potensi pertambahan volume lava yang dikeluarkan. Gempa Hybrid mencapai jumlah tertinggi pada 6 Februari 2019 dengan 118 kali kemunculan per hari.

Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang saat ini berada dalam kondisi sistem terbuka. Dalam kondisi sistem terbuka, pergerakan magma dari kedalaman ke permukaan dapat berlangsung cepat dan tanpa hambatan. Aktivitas vulkanik bersifat dinamis sehingga perlu dievaluasi secara rutin untuk mengestimasi potensi ancaman bahayanya.*

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Gunung ApiGunung KarangetangKabupaten SitaroSulawesi Utara
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

Telan Plastik, Hiu Paus Mati di Pantai Sabah

Next Post

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Postingan Terkait

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

23 Juli 2026
Pembangunan Dermaga Tambang Nikel di Morowali Tanpa Izin Pemanfaatan Ruang Laut

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

23 Juli 2026

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

Dewan Keamanan PBB Bahas Mineral Kritis, Khawatir Dikendalikan Kelompok Bersenjata dan Ilegal

AMSI Dukung Revisi UU Hak Cipta untuk Perbaiki Relasi Tidak Adil antara Platform AI dan Penerbit Berita

Next Post
Jailolo

Sore Ini, Kapal Pinisi Tiba di Jailolo

Komentar tentang post

TERBARU

Depresi Tropis Sedang Berkembang di Laut Filipina

Mineral Kritis: Dari Litium di Argentina, Kobal di Kongo Hingga Nikel di Indonesia

Republik Demokratik Kongo Penghasil 70 Persen Kobal Dunia

47 Mineral Kritis Indonesia, Apa Saja?

Sekjen PBB, Permintaan Mineral Kritis Meningkat di Pasar Global

Badan Geologi Identifikasi Sebaran 47 Komoditas Mineral Kritis

AmsiNews

REKOMENDASI

Episentrum Covid-19, Jangan Dulu Kembali ke Jakarta

Patok di Sebatik Perbatasan Indonesia – Malaysia Tidak Bergeser

KKP Catat Kinerja Positif

Bibit Siklon Tropis 94W Terletak di Utara Jayapura

Mikroplastik di Teluk Jakarta Meningkat, Terindikasi Komposisi Kimia Seperti Masker Medis

Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.