Data BPS (2020) menunjukkan bahwa Penurunan It ini pada kelompok penangkapan perairan umum (khususnya komoditas udang dan ikan toman) dan kelompok penangkapan laut (khususnya komoditas udang laut dan ikan kakap).
Penurunan ini masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,51 persen. Ib mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen dikarenakan naiknya indeks kelompok KRT dan indeks kelompok BPPBM, masing-masing sebesar 0,55 persen dan 0,04 persen.
Pada Februari 2020, Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) juga mengalami penurunan sebesar 0,44 persen, dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 101.62 (Januari 2020) menjadi 101,17 (Februari 2020).
Hal ini terjadi karena It mengalami penurunan sebesar 0,17 persen, sedangkan Ib naik sebesar 0,28 persen. Penurunan It disebabkan oleh turunnya harga sebagian jenis komoditas, khususnya udang payau dan rumput laut.
Sementara itu, kenaikan Ib disebabkan oleh naiknya indeks kelompok KRT dan kelompok BPPBM, masing-masing sebesar 0,44 persen dan 0,11 persen.*
Sumber: Berita Resmi Statistik No. 24/03/Th. XXIII, 2 Maret 2020 tentang Perkembangan Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah





Komentar tentang post