Kamis, Oktober 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Fenomena Iklim dan Kebutuhan Air di Pulau Kecil

redaksi
3 Agustus 2024
Kategori : Berita, Iklim
0
Air dan Pelajaran Penting Dari Laporan IPCC Terbaru

Ilustrasi air. FOTO: DOK. DARILAUT.ID

Setelah lolos dari uji multikolinearitas, penentuan wilayah yang sesuai untuk tampungan bisa dilanjutkan melalui metode pembobotan dan keputusan multi kriteria.

Hasil dari metode ini adalah ditentukan wilayah yang paling sesuai untuk membangun tampungan air, di mana air akan selalu bisa ditampung meskipun dalam kondisi iklim ekstrim. Metode ini bisa digunakan dalam evaluasi embung-embung yang sudah dibangun saat ini.

Ida mengatakan untuk mengatasi defisit sumberdaya air akibat perubahan iklim, fenomena iklim dan peningkatan kebutuhan air, maka perlu dibangun tampungan air (embung/ reservoir dan guludan kontur) di wilayah Gunung Kijang, dan Toapaya. Wilayah paling optimal penampungan air hujan adalah di DAS kawal, wilayah Gunung Kijang.

Pemilihan lokasi tampungan di optimasi berdasarkan skenario paling buruk, dimana status ketersediaan sumberdaya air terendah, keterpenuhan ketersediaan air (mempertimbangkan iklim) terendah, debit terendah (saat fenomena iklim), tutupan lahan, kemiringan, elevasi dan kerapatan sungai.

Ida menyimpulkan bahwa Pulau Bintan mengalami penurunan curah hujan rata-rata tahunan sebesar 15% dan penurunan curah hujan rata-rata musiman antara 10-25%. Skenario tutupan lahan tahun 2022 dan proyeksi iklim RCP 4.5 menurunkan suplai air sebesar 32,7%, sementara RCP 8.5 menaikkannya sebesar 5,9%.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BRINKrisis AirPerubahan IklimPulau-Pulau Kecil
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

“Menghijaukan” Olahraga dan Mengakhiri Krisis Iklim Melalui Olimpiade

Next Post

Rektor Mengukuhkan 701 Wisudawan Universitas Negeri Gorontalo

Postingan Terkait

Kenaikan Suhu Berdampak Luas Terhadap Lingkungan dan Berbagai Risiko Iklim

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

22 Oktober 2026
Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

22 Oktober 2026

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

Fenomena El Niño Kali Ini Sangat Masif Layaknya Bola Penghancur

Super Typhoon Champi Approaches Eastern Taiwan

Next Post
Rektor Mengukuhkan 701 Wisudawan Universitas Negeri Gorontalo

Rektor Mengukuhkan 701 Wisudawan Universitas Negeri Gorontalo

TERBARU

5 Daerah di Provinsi Gorontalo Kategori Awas Kekeringan

Gagas Restorasi Padang Lamun di Teluk Tomini Mahasiwa FMIPA UNG Juara 3 Lomba Esai Nasional

Topan Super Champi Mendekati Timur Taiwan

Bersiap Menghadapi Puncak El Niño

Peristiwa El Niño Tak Bisa Dihentikan, Dampak Terburuk Bagi Manusia Dapat Dicegah

Peristiwa El Niño Bisa Mencapai Kekuatan yang Belum Pernah Terjadi, Melampaui Skala Pemantauan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pulau Sebatik Dapat Dikelola Bersama

Semua yang Perlu Anda Ketahui untuk Bermain yang Sukses!

BRIN Perkuat Kebijakan Kuota Tangkap Satwa Liar 2026 Berbasis Riset Ilmiah

Bibit Siklon Tropis 96S Berada di Dekat Pulau Sumba, NTT

Tsunami Akibat Gempa Dahsyat NTT Capai Sulawesi, Terdeteksi di Bau-Bau, Bulukumba dan Kolaka

Rencana Aksi Menghadapi Gelombang Panas

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.