Sementara itu, Kepala Balai Perhutanan Sosial KLHK RI, Benny Ahadian Noor, S.Hut, menyambut baik sinergi ini. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyediakan basis ilmiah sekaligus sumber daya manusia yang kompeten untuk mendukung penyelenggaraan program perhutanan sosial di berbagai wilayah. Menurutnya, keterlibatan aktif FMIPA UNG akan memperkuat implementasi kebijakan kehutanan, khususnya di Provinsi Gorontalo.
Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dari rangkaian kegiatan kolaboratif yang tidak hanya menghasilkan output akademik, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Dengan penguatan kerja sama ini, FMIPA UNG dan Balai Perhutanan Sosial KLHK RI optimis dapat mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada ekosistem hutan di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.




