Buletin ini melaporkan konsentrasi gas rumah kaca—yaitu jumlah gas yang terakumulasi di atmosfer—bukan emisi tahunan yang baru. Sekitar separuh dari total CO2 yang dilepaskan setiap tahun tetap berada di atmosfer, sementara sisanya diserap oleh ekosistem daratan dan lautan di Bumi.
Saat Buletin ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2004, tingkat rata-rata tahunan CO2 yang diukur oleh jaringan stasiun pemantau Global Atmosphere Watch milik WMO adalah 377,5 ppm.
Laju pertumbuhan CO2 telah meningkat tiga kali lipat sejak tahun 1960-an, dari rata-rata kenaikan tahunan sebesar 0,8 ppm per tahun menjadi 2,4 ppm per tahun dalam dekade antara 2011 hingga 2020.
Dari tahun 2024 hingga 2025, konsentrasi rata-rata global CO2 naik sebesar 2,8 ppm—angka ini berada di atas rata-rata dekadal, namun sedikit lebih rendah dibandingkan lonjakan luar biasa yang terjadi pada periode 2023/2024.

Dalam gambar menunjukkan konsentrasi CO2 rata-rata global (kiri) dan laju peningkatannya (kanan) dari tahun 1984 hingga 2025. Peningkatan rata-rata tahunan yang terjadi dari tahun ke tahun ditunjukkan oleh kolom-kolom berbayang pada grafik (kanan).
Garis merah (kiri) menunjukkan rata-rata bulanan setelah variasi musiman dihilangkan; titik-titik biru dan garis biru (kiri) menggambarkan rata-rata bulanan tersebut. Pengamatan dari 179 stasiun digunakan untuk analisis ini.




