Secara teori gelombang cukup beragam. Ada gelombang yang dibangkitkan oleh angin, gelombang yang dibangkitkan oleh matahari dan ada juga gelombang yang dibangkitkan oleh badai dan gempa.
Menurut Widodo, parameter cuaca dan hidrodinamika di laut yang saling berhubungan adalah angin, arus laut, dan gelombang laut.
Pola angin monsun membangkitkan arus dan gelombang di permukaan laut. Widodo mengatakan, hubungan korelatifnya menyebabkan dengan semakin kencangnya angin, maka kecepatan arus dan ketinggian gelombang bisa semakin meningkat.
Peran riset gelombang laut untuk Pembangunan maritim nasional yaitu untuk keselamatan pelayaran (di mana tinggi dan panjang gelombang mempengaruhi), kepentingan pertahanan militer, dan pengurangan emisi bahan bakar sehingga lebih hemat bahan bakar.
Outlook-nya adalah Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) sedang membangun DSS Semar.
Rahaden Bagas menjelaskan bahwa Sistem Embaran Maritim (SEMAR) merupakan sebuah sistem pendukung keputisan terkait keselamatan pelayanan dan peningkatan produksi perikanan tangkap.
SEMAR merupakan prototipe produk kerja sama pengembangan sistem pendukung keputusan antara Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Pusat Riset Penginderaan Jauh BRIN, Pusat Riset Satelit BRIN, Pemerintah Privinsi DIY, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan BMKG.




