“Sejauh ini tim sedang berkoordinasi dengan kabupaten/kota terkait data kerusakan dan lainnya.”
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Ph.D. mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan demi mengantisipasi adanya potensi gempabumi susulan.
Masyarakat juga diimbau untuk memperbarui perkembangan informasi terkait gempabumi melalui instansi terkait seperti BMKG, BNPB dan BPBD serta sumber lain yang dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat diharapkan tetap waspada untuk potensi gempa susulan, perhatikan penempatan barang-barang besar di dalam rumah agar tidak menghalangi penghuni ketika evakuasi keluar rumah.
Kewaspadaan ini terutama diimbau untuk masyarakat yang berada di Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.
Gempa M 5,8
Sebelumnya, Gempa M 5,8 terjadi pada Senin (22/8), pukul 15.36 WIB, dirasakan warga Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi BNPB rumah warga rusak berat sebanyak 1 unit di Lombok Tengah. Tidak ada laporan korban jiwa akibat kerusakan tempat tinggal tersebut.
Di samping itu, masih di Kabupaten Lombok Tengah, BPBD setempat melaporkan satu warganya mengalami luka ringan.





Komentar tentang post