Darilaut – Gempa bumi magnitudo (M)6,5 di Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Minggu (29/3) pukul 01:38:32 WIB, berasal dari aktivitas Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Laut Banda.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), lokasi pusat gempa bumi terletak pada koordinat 7,73°LS – 127,89° BT, berjarak 48 km sebelah utara Maluku Barat Daya, di kedalaman 141 km.
BMKG melaporkan guncangan gempa bumi dirasakan dengan intensitas IV – V Skala MMI (Modified Mercalli Scale) di Tiakur, Pulau Moa.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan berdasarkan parameter sumbernya, gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar naik berarah barat laut – tenggara, dengan kemiringan ke arah barat daya.
Kedalaman pusat gempa bumi ini termasuk ke dalam kategori menengah. Penyebab gempa bumi berasal dari aktivitas Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Laut Banda, dan disebut sebagai gempa bumi intraslab, kata Pusat Vulkanologi.
Lokasi pusat gempa bumi berada di laut, tepatnya di sebelah utara Kepulauan Letti, dengan daratan terdekat adalah pulau-pulau kecil di sebelah timur Pulau Timor dan Pulau Wetar, Maluku Barat Daya.
Kepulauan Letti, Moa dan sekitarnya termasuk ke dalam Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi menengah hingga tinggi.




