Morfologi wilayah tersebut didominasi oleh dataran, berombak hingga bergelombang. Litologi penyusun adalah batuan gunung api berumur Tersier hingga Kuarter, batuan sedimen dan karbonat berumur Tersier hingga Kuarter, serta endapan alluvium berumur Holosen.
Batuan yang telah mengalami pelapukan dan sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi, kata Pusat Vulkanologi.
Belum ada informasi korban jiwa, maupun kerusakan bangunan. Gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut, kedalaman cukup dalam, sehingga tidak menghasilkan deformasi dasar laut.
Data The United States Geological Survey (USGS) Amerika Serikat, pusat gempa bumi berada pada koordinat 7,488° LS – 127,756° BT, dengan magnitudo M5,9 pada kedalaman 159 km.
Berdasarkan GeoForschungsZentrum (GFZ) Jerman, pusat gempa bumi berada pada koordinat 7,45° LS – 127,85° BT, dengan magnitudo M5,9 pada kedalaman 159 km.




