Lambung ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna, madidihang) yang tertangkap nelayan Gorontalo, Teluk Tomini, saat ini kebanyakan berisi suntung (cumi-cumi). Selain suntung di dalam lambung terdapat ikan pelagis kecil.
Ikan tuna sirip kuning muda dan dewasa ini hasil tangkapan dengan cara memancing. Karena itu, nelayan menggunakan suntung sebagai umpan untuk menangkap tuna di Teluk Tomini.
Hasil penelitian Siti Mardlijah dan Mufti Petala Patria (2010) tuna sirip kuning (Thunnus albacares Bonnatere 1788) yang berukuran besar (matang gonad) memakan tuna kecil (Auxis rochei) dan ikan pelagis kecil (Brama dussumieri dan Selar crumenopthalmus).
Tuna sirip kuning yang belum matang gonad banyak memakan Canthigaster spp., Monacanthidae dan Balistidae.
Dari hasil penelitian tersebut tidak diketemukan terjadinya kanibalisme pada ikan tuna sirip kuning. Selain itu, tidak terdapat hubungan antara pertambahan ukuran mangsa dengan ukuran ikan pemangsa. Tapi terdapat hubungan antara jenis mangsa dengan ukuran ikan pemangsa.
Ikan tuna sirip kuning yang berukuran besar cenderung memakan mangsa ikan-ikan yang lebih bernilai ekonomis. Komposisi ukuran hasil tangkapan hand line, didominansi ikan-ikan yang belum matang kelamin.*





Komentar tentang post