Di Kabupaten Kepulauan Talaud, guncangan dirasakan di Kecamatan Rainis, sementara di Kabupaten Minahasa Utara dirasakan di Kecamatan Likupang Barat. Di Kota Manado, gempa dirasakan dengan intensitas sedang selama beberapa detik.
Pada saat kejadian, masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe merasakan guncangan cukup kuat selama sekitar 3–4 detik yang sempat menimbulkan kepanikan.
Sementara itu, di wilayah lainnya seperti Talaud, Manado, dan Minahasa Utara, guncangan dirasakan lemah hingga sedang dengan durasi sekitar 2–4 detik. BPBD di masing-masing wilayah segera melakukan pemantauan, pengumpulan data, serta asesmen cepat untuk memastikan dampak yang ditimbulkan.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan pascagempa telah dinyatakan berakhir.
Dengan berakhirnya status tersebut, masyarakat di wilayah pesisir tidak lagi berada dalam kondisi waspada tsunami, namun tetap diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari otoritas resmi serta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan.
BNPB bersama BPBD provinsi dan kabupaten/kota terdampak terus melakukan koordinasi penanganan darurat, termasuk pendataan korban terdampak dan kerusakan, pemantauan aktivitas kegempaan melalui informasi resmi BMKG, serta penguatan sosialisasi dan kesiapsiagaan masyarakat di lapangan.




