Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,04 LS – 120,23 BT, di tenggara Palu, Sulawesi Tengah.
Gempa bumi ini memiliki magnitudo M 6,7 dengan kedalaman hiposenter 10,0 km dan diikuti setidaknya sampai 90 gempa susulan hingga laporan dibuat.
Berdasarkan data dari GFZ (GeoForschungsZentrum), episenter gempa bumi berada pada koordinat 1,156 LS – 120,27 BT dengan magnitudo M 6,3 pada kedalaman hiposenter 10,0 km.
Dampak Gempa
Gempa Bumi ini menyebabkan kerusakan pada Kantor Bupati Sigi, serta menyebabkan longsor sehingga merusak beberapa rumah di Kabupaten Sigi.
Selain itu, gempa menyebabkan kerusakan pada auditorium Universitas Tadulako dan Jembatan III di Palu serta beberapa hotel.
Gempa juga menyebabkan kerusakan di salah satu dealer mobil di Mamuju.
Menurut Badan Geologi, daerah ini terletak pada Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi Menengah hingga Tinggi.
Kejadian gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami.
Pusat Vulkanologi merekomendasikan:
1. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat, dan tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.



